Desa Sidumpe tepat berada di kaki bukit barisan Sumatera Utara, lihatlah betapa suburnya tanah pusaka nan indah permai, tanah kelahiranku.
Lihat tuh pohon Durian, Jeruk, Rambutan, Nenas, Mangga, Kueni yang sedang berbunga.
Hewan-hewan banyak di sana seperti babi hutan, ayam hutan, rusa, beruang, bunga ihur, tupai, kalong, landak, mawas, monyet, dan masih banyak lagi hewan liar berkeliaran di sana.
Bayangkan...segarnya... udara ... di desa ini...
Bayangkan paling lama 2 minggu sudah pasti disirami hujan... sepanjang tahun...
Bayangkan dinginnya sungai yang mengalir di hutan ini
Bayangkan banyaknya ikan yang bercanda di sungai itu
Bayangkan banyaknya kepiting, udang, iccor, paitok, pora-pora, si bahut....
Bayangkan kalau hanya sekali mandurung dapat ikan dan kepiting yang banyak...
Bayangkan enaknya nasi panas dan Sup Kepiting jahe asam rias jamur dari hutan itu
Bayangkan SiDungManganPeak (habis makan tidur)
Bayangkan bangun pagi...wanginya bunga-bunga semerbak ...
Bayangkan beningnya air pancur bambu memancar menyegarkan tubuh... dingin..nn...
Bayangkan mandi di air pancur disiul-siuli burung sitapi-tapi dan di orek-korek kodok
Bayangkan buah duren yang jatuh di dekat nenas, wangi... di pancuran belum dipungut
Bayangkan manisnya buah rambutan gundul yang memerah ranum tidak terpetik...menjurai
Bayangkan semangat kegotongroyongan ketika panen padi tiba..
Bayangkan ...semuanya... itu hanya ada di Sidumpe
tanah pusaka abadi nan jaya...
Di... sana ... aku...dilahirkan...
dibuai... dibesarkan... Bunda...
tempat ... berlibur ... di hari tua...
tempat ... akhir... menutup... mata...
Gambar ini diambil tgl 16 Maret 2006
Tidak ada komentar:
Posting Komentar