Di sana...aku dilahirkan... dibuai... dibesarkan Bunda... tempat berlibur di hari tua... tempat akhir... menutup mata

Rabu, 20 Mei 2009

Sejarah Desa Sidumpe

Inilah Sejarah Desa Sidumpe
Ada 7 (tujuh) Desa yaitu: Desa Sidumpe Marbun, Sidumpe Takal Lae, Sidumpe Batu Gualan, Sidumpe Boang, Sidumpe Sianturi, Sidumpe Kapal-kapal-1 dan Sidumpe Kapal-kapal-2, dan ternyata masih menginduk ke Kepala Desa Sepung Polding

(Menurut Ceritera Op. Hary L.Gaol)

Marilah kita simak dahulu tentang bagaimana Sidumpe pada awalnya.

1. Pertama kita lihat dahulu Sidumpe Marbun, karena inilah desa pertama yang ada di Sidumpe

Melihat desa Sidumpe Marbun sekarang ini ada 2 barisan, yakni Barisan Tigor dan Barisan Bekok. Barisan Tigor ialah barisan rumah-rumah mulai dari strap Gereja sampai ke pintu ke luar desa menuju Batu Gualan dan desa Takal Lae, sedangkan Barisan Bekok adalah barisan rumah-rumah yang berbaris ke arah Barat, atau barisan mulai rumahnya St. Situmorang sampai rumahnya Am. Morhen Sihombing/ St. Siregar.
Sebelum ada barisan-barisan rumah di Sidumpe Marbun, dahulu mereka tinggal di ladang masing-masing, seperti Keluarga Tampubolon, Parbinje, opung ni si Tua/ am. Tabak, raja ni Dois tinggal di ladangnya di sekitar 250 meter di belakang rumahnya am. Tabak yang sekarang. Selanjutnya St. Sihite (am.Albert) di ladangnya di sebelah Selatan rura op. Harry; dan Op. Harry ada di ladangnya yang sekarang ada Pohon Kemiri, dan Keluarga Simanullang ada di seberang sungai Siglang, dan Op. Tumbur dan Op. Rugun Banjarnahor ada di ladangnya yakni perkampungan yang sekarang Sidumpe Marbun. (lihat denah gambar tempat rumah mereka sebelum menjadi suatu desa).
Op. Tumbur L.Gaol dan Op. Rugun Banjarnahor secara adat dan umur berada pada level lebih dihormati karena pertama, Op. Rugun masih adik dari mertuanya Op. Hary L.Gaol, dan Op. Tumbur adalah teman akrabnya Op. Hary L.Gaol, selain sama-sama dianggap anak angkat oleh Op.Ladang Saraan mereka berdua, ternyata Op. Tumbur ini punya satu anak laki-laki yang sedikit lebih muda dari Op. Hary bernama Gerhat L.Gaol, sehingga mereka berdua ini sudah seperti kaka adik benaran.
Op. Tumbur dan Op. Rugun yang lebih dituakan inilah mengajak semua saudara-saudaranya untuk membentuk suatu perkampungan dengan mendirikan rumah yang berbaris yang tentunya didukung oleh Bapak angkatnya yakni Op.Ladang. Jadilah suatu desa yang disebut Sidumpe Marbun.
Kenapa dibuat nama desa Sidumpe?, itu mungkin dilatarbelakangi oleh ajaran Belanda, bahwa manusia itu hidup bukan hanya untuk kerja, tetapi pada siang hari setelah makan sian perlu istirahat atau dengan bahasa Batak SIDUngManganPeak (sehingga disingkat menjadi Sidumpe). Dan sampai saat ini sebenarnya masih ada yang tradisi tersebut walaupun sudah agak malu-malu untuk tisur siang sehabis makan.
Yang didirikan oleh marga Marbun disebut Sidumpe Marbun, dan yang didirikan oleh Marga Sianturi disebut Sidumpe Sianturi. Sedangkan Sidumpe Batu Gualan, berasal dari kata Gualan, karena di sana banyak batu yang kadang kalau dipukul dapat berbunyi seperti gual-gualan. Dari sejarah ini mungkin juga orang pada saat itu sudah senang seni, mungkin setelah makan malam mereka sering bermusik, bunyi-bunyian seperti kecapai, seruling dan gual-gualnya mungkin pakai batu itu. (Penulis masih ingat ketika masih kecil sekitar tahun 1960-an sering para orangtua bermusik batak dengan menyuruh anak-anaknya menari).
Selanjutnya adalah desa Sidumpe Sikapal-kapal, disebut Sidumpe Sikapal-kapal adalah karena di area ini dahulu banya sejenis tumbuhan yang daunnya tebal-tebal (hapal-hapal) maka dari situlah disebut Sidumpe Sihapal-hapal. (bahasa batak sering mengatakan huruf h menjadi k, seperti Hopi menjadi Kopi). Sidumpe Sikapa-kapal ini ada 2 desa yakni Sidumpe Sikapal-kapal satu dan Sidumpe Sikapal-kapal dua.
Ada lagi 1 desa yang berada di sebelah kanan 250 meter sebelum memasuki desa Sidumpe Marbun ke araha Barat sekitar 300 meter, disebut namanya Sidumpe Boang. Di sini dahulu pertama-tama ditempati oleh marga Sihombing (mertua adiknya Op. Hary L.Gaol), marga Nainggolan, Op. Jaurung, Sitanggang dan orang dari daerah Boang. Karena orang yang berasal dari Boang ini yang paling dihormati di situ maka jadilah nama desa tersebut Sidumpe Boang.